LAGI TRENDING.COM LIRIK LAGU Mendayu-dayu! Lirik Lagu Woro Widowati – Borobudur Saksi Ati Artinya Dan Terjemahan

Mendayu-dayu! Lirik Lagu Woro Widowati – Borobudur Saksi Ati Artinya Dan Terjemahan

Lirik Lagu Woro Widowati - Borobudur Saksi Ati

Woro Widowati kembali hadir dengan single original terbarunya berjudul Borobudur Saksi Ati yang dirilis pada tanggal 28 0ktober 2021.

Lagu Ciptaan Lek Dahlan “Los Dol” ini begitu terasa mendayu-dayu dibawakan oleh Woro Widowati . Suara khas Woro Widowati yang begitu berkarakter membuat lagu Borobudur Saksi Ati terasa mengalir indah dengan sedikt cengkok yang unik di bagian lirik  “Aku Mundur Gowo Ati Ajur Senadyan kok blenjani Aku Kuat Koyo Candi”.

Borobudur Saksi Ati bermakna dan menceritakan kisah cinta seseorang yang tidak berjalan mulus. Berjanji untuk selalu bersama sama dan akhirnya berpisah karena Cinta tidak direstui oleh orang tua (dijodohkan). Seperti Candi yang kuat berdiri berabad-abad , rasa cinta dan hati ini pasti akan kuat menerima semuanya. Terimakasih yang terpenting kamu bahagia.

 

Lirik Lagu Woro Widowati – Borobudur Saksi Ati Artinya Dan Terjemahan Bahasa Indonesia

Ora bakal tak lali
Tidak akan aku lupa

Esem lan guyumu wingi
Senyum dan tawamu kemarin

Tangan tengenmu nggandeng
Tangan kananmu gandeng

Mesra koyo mbien
Mesra seperti dulu

Candi Borobudur saksi

Tresnoku ra direstui
Cintaku tidak direstui

Aku milih sing ngalah
Aku memilih yang mengalah

Timbang kabeh kabeh salah
Keteimbang semua serba salah

Yen oleh nyenyuwun
Kalau boleh meminta

Senengna atimu aku mundur
Menyenangkan hatimu aku mundur

Kabeh piranti kenangan
Semua syarat kenangan

Tak buang mung ninggal sayang
Aku buang hanya tertinggal sayang

Tak sepura salahmu kalebur
Aku maafkan salahmu

Aku mundur gawa ati ajur
Aku mundur membawa hati hancur

Senadyan kok blenjani
Meskipun kamu ingkari

Aku kuat kaya candi
Aku kuat seperti candi

Titip tresna sing ra bakal luntur
Titip cinta yang tidak akan luntur

Matur nuwun dongaku ra ketung
Terimakasih doaku tidak terhitung

Ning tengahing wengi saiki tekane pati
Di tengahnya malam, sekarang sampai mati

Ora bakal tak lali
Tidak akan aku lupa

Esem lan guyumu wingi
Senyum dan tawamu kemarin

Tangan tengenmu nggandeng
Tangan kananmu gandeng

Mesra koyo mbien
Mesra seperti dulu

Candi Borobudur saksi

Tresnoku ra direstui
Cintaku tidak direstui

Aku milih sing ngalah
Aku memilih yang mengalah

Timbang kabeh kabeh salah
Keteimbang semua serba salah

Yen oleh nyenyuwun
Kalau boleh meminta

Senengna atimu aku mundur
Menyenangkan hatimu aku mundur

Kabeh piranti kenangan
Semua syarat kenangan

Tak buang mung ninggal sayang
Aku buang hanya tertinggal sayang

Tak sepura salahmu kalebur
Aku maafkan salahmu

Aku mundur gawa ati ajur
Aku mundur membawa hati hancur

Senadyan kok blenjani
Meskipun kamu ingkari

Aku kuat kaya candi
Aku kuat seperti candi

Titip tresna sing ra bakal luntur
Titip cinta yang tidak akan luntur

Matur nuwun dongaku ra ketung
Terimakasih doaku tidak terhitung

Ning tengahing wengi saiki tekane pati
Di tengahnya malam, sekarang sampai mati


 

Candi Borobudur saksi

Tresnoku ra direstui
Cintaku tidak direstui

Aku milih sing ngalah
Aku memilih yang mengalah

Timbang kabeh kabeh salah
Keteimbang semua serba salah

Yen oleh nyenyuwun
Kalau boleh meminta

Senengna atimu aku mundur
Menyenangkan hatimu aku mundur

Kabeh piranti kenangan
Semua syarat kenangan

Tak buang mung ninggal sayang
Aku buang hanya tertinggal sayang

Tak sepura salahmu kalebur
Aku maafkan salahmu

Aku mundur gowo ati ajur
Aku mundur membawa hati hancur

Senadyan kok blenjani
Meskipun kamu ingkari

Aku kuat kaya candi
Aku kuat seperti candi

Titip tresna sing ra bakal luntur
Titip cinta yang tidak akan luntur

Matur nuwun dongaku ra ketung
Terimakasih doaku tidak terhitung

Ning tengahing wengi saiki tekane pati
Di tengahnya malam, sekarang sampai mati

 

 

 

 

0 Likes

Penulis: Ahmad Sutrisno